TEMPAT MUSTAJAB TERKABULNYA DOA
Tanah Suci
🕋 Di Kota Makkah Al-Mukarramah
- Multazam: Dinding Ka'bah yang terletak antara Hajar Aswad dan pintu Ka'bah. Tempat para sahabat
menempelkan dada, wajah, dan tangan seraya menangis memohon ampunan.
- Hijir Ismail (Bawah Mizāb ar-Rahmah / Talang Emas): Shalat dan berdoa di dalam Hijir Ismail sejajar
dengan shalat dan berdoa di dalam Ka'bah.
- Belakang Maqam Ibrahim: Khususnya setelah menyelesaikan Thawaf 7 putaran dan melaksanakan shalat
sunnah thawaf dua rakaat.
- Bukit Shafa dan Marwah: Ketika menghadap ke arah Ka'bah saat melaksanakan ibadah Sa'i (mengangkat
kedua tangan bertakbir, bertahmid, dan berdoa panjang).
- Saat Melakukan Thawaf: Mengitari Ka'bah merupakan waktu turunnya rahmat khusus; doa di setiap
langkah thawaf sangat diijabah.
- Padang Arafah: Puncak mustajabnya doa di muka bumi, khususnya pada saat wukuf (setelah zawal hingga
terbenam matahari di tanggal 9 Dzulhijjah).
- Masy'aril Haram (Muzdalifah) & Mina: Berdoa setelah shalat Subuh di Muzdalifah sebelum matahari
terbit, serta di Mina setelah melontar Jumrah Shughra dan Wustha di hari Tasyriq.
🕌 Di Kota Madinah Al-Munawwarah
- Raudhah asy-Syarifah: Area antara mimbar dan rumah/makam Rasulullah ﷺ. Beliau bersabda: “Antara
rumahku dan mimbarku adalah taman dari taman-taman surga” (HR. Bukhari & Muslim). Tempat shalat taubat
dan penumpahan air mata permohonan ampunan.
- Di Sekitar Mimbar Rasulullah ﷺ: Mimbar tempat turunnya petunjuk dan nasihat kenabian; memiliki
keutamaan khusus dalam ijabah doa.
- Masjid Nabawi secara Keseluruhan: Shalat di dalamnya memiliki keutamaan 1.000 kali lipat
dibandingkan masjid lainnya (selain Masjidil Haram), menjadikan waktu antara adzan dan iqamah di sana waktu
yang sangat mustajab.
- Masjid Quba: Masjid pertama yang dibangun atas dasar takwa. Shalat dua rakaat di dalamnya bernilai
pahala setara ibadah umrah, serta menjadi tempat berlabuh doa kaum shalihin.